Kamis, 10 Mei 2018

PENGERTIAN BANDWIDTH

Add caption

Bandwidth adalah nilai hitung atau perhitungan konsumsi transfer data telekomunikasi yang dihitung dalam satuan bit per detik atau yang biasa disingkat bps yang terjadi antara komputer server dan komputer client dalam waktu tertentu dalam sebuah jaringan komputer.
 Throughput adalah bandwidth aktual yang terukur pada suatu ukuran waktu tertentu dalam suatu hari menggunakan rute internet yang spesifik ketika sedang mendownload suatu file
Kebutuhan atas bandwidth dari satu jaringan ke jaringan lainnya bisa bervariasi. Sangat penting menentukan berapa banyak bit per detik yang melintasi jaringan dan jumlah bandwidth yang digunakan tiap-tiap aplikasi agar jaringan bisa bekerja cepat dan fungsional.
Bisa dibuktikan oleh banyak administrator jaringan, bandwidth untuk jaringan adalah salah satu factor penting dalam merancang dan memelihara LAN atau WAN yang baik. Tidak seperti server, yang bisa dikonfigurasi dan di konfigurasi-ulang sepanjang masa aktif suatu jaringan, bandwidth adalah salah satu dari elemen-elemen desain jaringan yang biasanya dioptimalkan dengan cara terbaik dengan mengkonfigurasi jaringan secara benar dari terminal luar. Namun bagaimana Anda bisa menentukan berapa banyak bandwidth yang dibutuhkan saat merancang jaringan? Apa saja pertimbangan khusus yang diterapkan? Inilah beberapa pertanyaan yang ingin dijawab.
Bandwidth mengacu pada data rate yang didukung oleh koneksi jaringan yang terhubung ke jaringan. Ia biasanya diekspresikan dalam istilah bit per sekon (bps), atau kadangkala byte per sekon (Bps). Bandwidth jaringan mewakili kapasitas koneksi jaringan, walaupun penting untuk memahami beda antara throughput secara teoretis dan hasil nyatanya. Misalnya, jaringan Ethernet Gigabit 1000BASE-T (yang menggunakan kabel UTP – unshielded twisted-pair) secara teoretis mendukung 1,000 megabit per sekon (Mbit/s), tapi level ini tidak pernah bisa dicapai dalam prakteknya karena perangkat keras dan sistem perangkat lunak yang digunakannya. Inilah yang menjadi tantangan dalam menghitung bandwidth.
Jadi bagaimana Anda menentukan berapa banyak bandwidth yang dibutuhkan? Proses ini dimulai dengan menanyakan pertanyaan yang tepat — Aplikasi apa saja yang dijalankan, dan bagaimana performa service-level agreement (SLA) untuk aplikasi-aplikasi tersebut? Sebab ada beberapa manajer jaringan yang hanya perhatian pada berapa banyak user terkoneksi pada VLAN. Apa yang perlu Anda ketahui adalah apa yang akan user lakukan pada jaringan. Mungkin saja terjadi 200 user menyebabkan bottleneck atas beberapa aplikasi client server yang “wah” daripada sekelompok user terdiri dari 3 orang tapi mereka sudah benar-benar mengoprek jaringan dengan benar.
Menghitung badwidth jaringan
Ada dua langkah dasar dalam menghitung bandwidth:
Menentukan jumlah bandwidth jaringan yang sudah ada.
Menentukan penggunaan rata-rata aplikasi tertentu.
Kedua langkah ini harus dinyatakan dalam Bps. Jika jaringan Anda dalah GbE (Gigabyte Ethernet), berarti tersedia 125,000,000 Bps. Ini dihitung dengan mengambil 1000 Mbps (untuk jaringan Gigabit); yang setara dengan 1 milyar (1,000,000,000) bps dan membaginya dengan 8 untuk mendapatkan byte.
(1,000,000,000 bps / 8 = 125,000,000 Bps)
Setelah memastikan besar bandwidth jaringan, Anda perlu menentukan berapa banyak bandwidth yang digunakan aplikasi. Gunakan network analyzer untuk mendeteksi angka Bps dari aplikasi yang dikirim melintasi jaringan. Untuk itu, Anda perlu mengaktifkan kolom Cumulative Bytes pada network analyzer. Seteleh itu Anda harus:
Menangkap traffic dari dan ke workstation pengujian yang menjalankan aplikasi.
Pada jendela rangkuman decode, tandailah paket-paket pada awal transfer file.
Telusuri catatan waktunya setiap satu detik lalu lihat field byte kumulatif.

Jika Anda menetapkan aplikasi Anda mentransfer data pada 200,000 Bps, maka Anda sudah memiliki informasi untuk menghitung: 125,000,000 / 200,000 = 625. Dalam kasus ini, jaringan sudah memadai dan tidak masalah jika ada 100 user konkuren (terkoneksi terus-menerus). Tapi lihat apa yang terjadi jika Anda hanya punya jaringan sebesar 100 mbps. Maka jaringan Anda ini tidak bisa mendukung lebih dari kira-kira 60 user yang menjalankan aplikasi secara konkuren. Jadi, bandwidth sangat penting artinya!

PENGERTIAN WIFI DAN FUNGSINYA

 

Pengertian WiFi dan fungsinya maupun cara kerjanya. Perangkat WiFi saat ini sangat populer karena praktis dan mudah digunakan. Pada umumnya saat ini semua perangkat mobile seperti handphone dan laptop sudah menyediakan fitur WiFi. Disamping itu jaman sekarang koneksi internet sangat di perlukan terutama untuk kepentingan pekerjaan maupun untuk saling berkomunikasi di media sosial. Banyak sekali tempat-tempat yang menyediakan koneksi internet WiFi mulai dari restoran, cafe, hotel, penginapan, taman dan tempat lainnya. Karena tempat-tempat yang menyediakan koneksi internet gratis akan menarik banyak pengunjung.
A. Apakah Itu WiFi?
“Wireless Fidelity” atau disingkat WiFi adalah suatu teknologi yang memakai gelombang radio untuk menghubungkan perangkat (PC, Laptop, smartphone) ke jaringan komputer. Atau definisi WiFi yaitu teknologi yang menggunakan gelombang radio supaya komputer bisa mengakses internet.
Untuk koneksi WiFi maka diperlukan adaptor nirkabel (tanpa kabel) untuk membangun hotspot, sehingga dengan cangkupan tertentu user dapat mengakses internet. Dalam koneksivitasnya WiFi menggunakan nirkabel untuk menghubungkan ke perangkat user, yang umumnya menggunakan frekwensi 2.4GHz s/d 5GHz. Pada awalnya WiFi hanya di gunakan sebagai perangkat nirkabel pada jaringan LAN (Local Area Network) saja, tapi seiring perkembangan teknologi dan kebutuhan user maka saat ini dapat digunakan juga untuk mengakses jaringan internet.
definisi wifi
Apakah itu WiFi???
B. Cara Kerja WiFi Secara Singkat
Secara singkat cara kerja dari WiFi pada komputer yaitu Wireless LAN yang telah di konfigurasi sehingga menjadi WiFi akan menerima data dari komputer yang berbentuk digital. Selanjutnya data tersebut akan diubah menjadi sinyal radio lalu dikirimkan ke router, pengiriman gelombang ini melalui antena yang ada pada adaptor. Dan sinyal dari router akan mengirimkan data yang telah di olah dari internet ke komputer yang sudah tersambungkan dengan WiFi adaptor. (Baca juga: Pengertian WLAN atau wireless LAN).
C. Fungsi WiFi
Dari penjelasan di atas maka dapat diambil kesimpulan,bahwa WiFi Berfungsi sebagai:
a. Untuk Koneksi Ke jaringan Internet
Dapat menghubungkan perangkat PC, laptop maupun smartphone yang mendukung WiFi ke jaringan internet tanpa menggunakan kabel, sehingga lebih praktis dan cepat.
b. Sharing File
Perangkat yang mendukung WiFi memungkinkan dapat saling berbagi data/File tanpa menggunakan kabel, sehingga lebih praktis dan tidak ribet.
c. Menghubungkan Handphone ke PC
Saat ini handphone semakin canggih dan sudah mendukung WiFi, dengan tambahan aplikasi tertentu maka handphone kita dapat terhubung ke PC atau Laptop tanpa menggunakan USB cukup dengan WiFi saja, dan tentunya PC atau Laptop kita juga harus mendukung perangkat wireless.
d. Menjadikan Handphone Sebagai Modem
Bukan Hanya sebagai penerima sinyal WiFi saja, tapi smartphone juga bisa menjadi modem portable lebih tepatnya sebagai pemancar sinyal radio atau hotspot. Sehingga jika di hubungkan ke perangkat Laptop/PC yang mendukung WiFi, maka Laptop/PC tersebut dapat mengakses internet.
e. Kecepatan Yang Baik
Bagi pengguna smartphone tentunya kecepatan jika menggunakan WiFi lebih baik daripada menggunakan jaringan seluler biasa saat mengakses Internet. Banyak sekali pengguna smartphone yang menggunakan WiFi untuk mengakses streaming video, dan mendownload file, karena akses yang cepat dan mudah. Selain itu alasan lainnya menggunakan WiFi karena hemat biaya.
D. Manfaat WiFi
Adapun beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari WiFi misalnya seperti:
a. Aksesbilitas
Dengan WiFi maka kita dapat mengakses jaringan internet dengan cepat dan praktis tanpa menggunakan kabel, dimanapun dan kapanpun berada selama ada sinyal hotspot, baik itu menggunakan handphone, laptop maupun PC yang mendukung WiFi Tentunya.
b. Mobilitas
WiFi memiliki mobilitas yang tinggi, karena saat ini WiFi banyak sekali tersedia di tempat-tempat publik mulai dari taman,cafe,restoran, supermarket, hotel dll. dengan akses internet yang mudah tanpa menggunakan kabel sehingga sangat praktis.
c. Produktivitas
Bagi orang-orang yang bekerja mengandalkan jaringan internet, maka dengan WiFi maka produktivitas pekerjaan dapat meningkat, karena akses internet yang mudah.
d. Distribusi
Tidak seperti mengakses jaringan internet yang menggunakan kabel, WiFi sangat praktis dan tidak ribet sehingga dapat digunakan kapan saja, sehingga dengan WiFi jaringan internet gampang diakses oleh banyak orang
e. Hemat Biaya
Untuk membuat jaringan internet yang mendukung WiFi tentunya cenderung hemat biaya terutama hemat dalam membeli kabel. Inilah yang menjadi alasan beberapa perusahaan dan orang-orang lebih memilih membangun perangkat nirkabel. Terutama bagi pengguna laptop dan smartphone yang banyak sekali menggunakan WiFi untuk streaming video bahkan untuk mendownload file, dengan WiFi maka bisa menghemat biaya bayangkan jika menggunakan data seluler mungkin akan boros biaya.
E. Kelebihan Dan Kekurangan WiFi
Adapun beberapa keunggulan/kelebihan jika menggunakan WiFi, misalnya seperti:
Hemat biaya.
Praktis saat mengakses internet, melakukan sharing file, dll. dimana saja dan kapan saja tentunya dalam radius tertentu dari hotspot.
Mengurangi penggunaan kabel, dan dapat mengatasi dimana kabel tidak dapat digunakan pada tempat atau ruang tertentu.
Jaringan WiFi tergolong awet dan tahan terhadap berbagai macam gangguan.
Tidak terlalu banyak konfigurasi. Misalnya dalam dalam suatu kantor terdapat beberapa ruangan, cukup konfigurasi jaringan wifi satu saja pada setiap ruangan. Sehingga Jika ada pegawai kantor yang sering berpindah ruangan atau tempat kerja maka tidak perlu konfigurasi jaringan internet lagi.
Adapun beberapa kekurangan jika menggunakan WiFi, misalnya seperti:
Keamanan yang kurang baik, sehingga jaringan WiFi harus diamankan misalnya dengan menggunakan password. Hal ini untuk menghindari orang-orang yang tidak memiliki kepentingan mengakses jaringan WiFi tersebut.
Sinyal WiFi cenderung terpengaruh keadaan cuaca dan iklim.
Penyaluran sinyal yang tidak merata, karena batasan jarak.

Tidak cocok digunakan untuk aktivitas transfer data yang sangat besar.

Pengertian Dan Prinsip Kerja Subscriber Internet Telepon

Pengertian Dan Prinsip Kerja Subscriber Internet Telepon :
Pengertian Subcriber
Teknologi yang menyediakan penghantar data digital melewati kabel yang digunakan dalam jarak dekat dari jaringan telepon setempat. Biasanya kecepatan unduh dari DSL berkisar dari 128 kb/d sampai 24.000 kb/d tergantung dari teknologi DSL tersebut. Kecepatan unggah DSL lebih rendah dari unduh versi ADSL dan sama cepat untuk SDSL.
Prinsip Kerja Subsciber pada Internet Telepon
ADSL menggunakan kabel telpon yang telah ada, jadi bukan fiber optics. ADSL juga dijuluki revolusi di bidang internet atau istilah asingnya “broadband”.
ADSL mampu mengirimkan data dengan kecepatan bit yang tinggi, berkisar antara 1.5 Mbps – 8 Mbps untuk arah downstream (sentral – pelanggan), dan antara 16 Kbps – 640 Kbps untuk arah upstream (pelanggan – sentral). Kemampuan transmisi ADSL inilah yang mampu mengirimkan layanan interaktif multimedia melalui jaringan akses tembaga. ADSL sendiri merupakan salah satu anggota dari “DSL Family”. Teknologi x-DSL sendiri mempunyai berbagai macam variasi
Konfigurasi pada Subscriber Internet Telepon :
Instalasi Subscriber secara umum internet telepon

•  Melakukan Dial-Up Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk terkoneksi dengan internet. Salah satu caranya adalah koneksi internet dengan dial-up yaitu akses internet dengan menggunakan jalur telepon. Untuk melakukan koneksi ini, perangkat yang dibutuhkan adalah sebagai berikut ini: ~ 1 unit komputer ~ 1 modem ~ 1 sambungan telepon Hal yang harus dilakukan adalah : ~ Berlangganan ke salah satu ISP terdekat ~ Memasang modem ke komputer ~ Menginstall software internet yang disediakan oleh ISP ~ Menghubungkan komputer (dial-up) ke ISP
•  4. Kelamahan dari Dial-Up adalah sebagai berikut : a) Saat melakukan koneksi internet, telepon tidak dapat digunakan untuk sambungan keluar atau menerima telepon. b) Akses ini menggunakan modem analog, sehingga kecepatan akses lebih rendah dibandingkan metode lainnya, yaitu berkisar antara 64 kbps sampai 128 kbps. c) Metode ini tidak dapat dijadikan hotspot karena kecepatan internet yang rendah. Internet Service Provider yang menggunakan metode ini adalah Telkomnet Instant dan D~NET.
•  5. Langkah-langkah menghubungkan komputer ke internet menggunakan ISP Telkomnet Instant : 1. Klik Start> Program> Accessories> Communication > Pilih Network Connections
•  6. Klik Create a new connection
•  7. Klik Next *Kotak dialog New Connection Wizard
•  8. Pilih Connect to the Internet, lalu klik Next. *Kotak dialog Network Connection Type
•  9. Plih Set Up my connection mannualy, lalu klik Next. *Kotak dialog Getting Ready
•  10. Pilih Connect using a dial-up modem, klik Next. *Kotak dialog Internet Connection
•  11. Pilih modem analog yang anda gunakan untuk setting dialup, klik Next. Jika teman-teman punya laptop atau modem internet pada komputer dekstop, tidak perlu melakukan instalasi modem. Driver modem sudah terinstal ketika menginstal sistem operasi atau driver laptop. 8. Ketik telkomnet instan pada kotak ISP name,
Konfigurasi Subscriber pada internet telepon
Banyak teknologi DSL menggunakan sebuah lapisan asynchronous transfer mode agar dapat beradaptasi dengan sejumlah teknologi yang berbeda.
Implementasi DSL dapat menciptakan jembatan jaringan atau penghalaan. Dalam konfigurasi jembatan jaringan, kelompok komputer pengguna terhubungkan ke subnet tunggal. Implementasi awal menggunakan DHCP untuk menyediakan detail jaringan seperti alamat IP kepada peralatan pengguna, dengan otentikasi melalui alamat MAC atau memberikan nama host. Kemudian implementasi seringkali menggunakan PPP melalui Ethernet atau asynchronous transfer mode (PPPoE atau PPPoA).
DSL juga memiliki rasio pembagian jaringan data yang layak dipertimbangkan pada saat memilih teknologi jalur lebar.
Prosedur Pengamatan Kerja :
Prosedur Pengamatan Kerja Sistem Telekomunikasi

Proses komunikasi diawali dengan sebuah pesan atau informasi yang harus dikirimkan dari individu/perangkat satu ke perangkat lain.
Pesan/informasi  tersebut  selanjutnya  dikonfersi  kedalam  bentuk biner atau bit yang selanjutnya bit tersebut di encode menjadi sinyal.  Proses ini terjadi pada perangkat encoder.
Sinyal  tersebut  kemudian  oleh  transmitter  dikirimkan/dipancarkan melalui media yang telah dipilih. 
Dibutuhkan  media  transmisi  (radio,  optik,  coaxial,  tembaga)  yang  baik agar gangguan selama disaluran dapat dikurangi.
Selanjutnya sinyal tersebut diterima oleh stasiun penerima.

Sinyal  tersebut  didecode  kedalam  format  biner  atau  bit  yang selanjutnya  diubah  kedalam  pesan/informasi  asli  agar  dapat  dibaca/didengar oleh perangkat penerima.

FUNGSI FIREWALL PADA JARINGAN KOMPUTER



Apa itu firewall?
Firewall sendiri apabila kita artikan dari segi bahasa, bisa saja diartikan sebagai tembok api. Esensi dari sebuah firewall itu sendiri adalah sebuah tembok yang tugasnya melakukan proteksi, perlindungan dan menghalangi benda asing agar tidak mengganggu. Dalam kehidupan sehari hari, tembok banyak digunakan di rumah untuk melindungi rumah tersebut dari pencuri.

Sama seperti tembok rumah, firewall juga bertugas untuk memproteksi sebuah komputer dari serangan virus dan juga segala macam hal yang tidak diinginkan. Yang bisa berasal dari jaringan juga berpotensi untuk merusak, menyadap, bahkan melakukan akses remote terhadap komputer kita.

Firewall sendiri adalah sebuah program atau sotware komputer, yang dikembangkan untuk meningkatkan proteksi dan keamanan dari jaringan juga komputer yang terhubung ke dalam jaringan tersebut. Untuk tau bagaimana cara menjaga keamanan  jaringan komputer, seorang user haruslah mengetahui perangkat apa saja yang dibutuhkan, baik itu perangkat lunak maupun perangkat keras.

Bagaimana cara kerja dari sistem firewall pada komputer?

Dengan fungsinya sebagai proteksi komputer dan juga jaringan dari hal-hal yang tidak diinginkan, maka sudah pasti firewall merupakan salah satu program yang harus dimiliki oleh setiap komputer, baik itu komputer PC ataupun smartphone. Hal ini akan sangat membantu mengoptimalkan prinsip kerja jaringan komputer bagi setiap user.

Lalu bagaimana cara firewall ini bekerja? Pada dasanya prinsip dari cara kerja firewall itu sangatlah sederhana. Firewall akan menjadi pembatas antar suatu komputer, atau jaringan LAN dengan jaringan lainnya yang lebih luas. Berikut ini adalah gambaran dari cara kerja firewall:

Ada sebuah jaringan LAN kecil yang terdiri atas 6 buah komputer user dan client. Satu jaringan LAN tersebut memiliki akses terhadap jaringan Internet, yang diimplementasikan sebagai jaringan WLAN.
Hal ini memungkinkan setiap komputer di dalam jaringan LAN tersebut, yaitu sebanyak 7 komputer bisa mengakses internet, dan juga bisa saling berkomunikasi menggunakan jaringan LAN. Program firewall akan bekerja pada setiap komputer, atau server.Pada saat program firewall diaktifkan, firewall akan melakukan penseleksian dari konten-konten internet yang akan diakses oleh komputer yang berada pada jaringan LAN tersebut. Konten yang dianggap berbahaya atau mengancam akan diblock dan tidak bisa diakses, sedangkan konten yang tidak mengancam akan diteruskan kepada komputer client untuk diakses.Konfigurasi bisa dilakukan baik secara manual oleh administrator atau otomatis, dimana firewall akan secara otomatis melakukan pengamanan terhadap jaringan tersebut.

    Itulah kira-kira bagaimana cara kerja dari program firewall pada jaringan komputer, yang membutuhkan konfigurasi dan autentifikasi terlebih dahulu sebelum menggunakannya. Ada banyak sekali fungsi dan juga manfaat dari program firewall pada komputer dan jaringannya. Berikut ini adalah beberapa manfaat dan fungsi dari firewall:

Mengontrol dan mengawasi paket data yang ada di dalam jaringan

Secara teknis, program firewall merupakan sebuah program yang memiliki fungsi utama untuk melakukan proses pengawan dan pengontrolan dari paket data yang masuk dan juga mengalir di dalam setiap jaringan komputer. Apabila firewall pada sebuah jaringan diaktifkan, maka firewall akan menyeleksi dan juga memilah-milah paket data yang akan diakses.

Hal ini akan membantu firewall dalam meneruskan konten yang aman dan konten yang tidak aman bagi komputer ataupun jaringan LAN. Selain itu, dengan kemampuan mengontrol dan juga menyeleksi ini, program firewall juga memiliki kontribusi yang tinggi terhadap pemblokiran dari konten-konten yang tidak penting juga berbahaya.

Serta merupakan salah satu program antivirus yang cukup membantu. Peranan ini sangat erat hubungannya dengan fungsi ruting yang bertugas untuk membuka jalur paket pada untuk disalurkan ke seluruh komputer client.

Melakukan proses autentifikasi terhadap akses di dalam jaringan

Kita pasti tidak mau apabila jaringan komputer, dan komputer yang kita miliki disalahgunakan oleh orang lain. Karena itu dengan adanya firewall, maka keamanan komputer akan menjadi sangat terbantu. Karena firewall akan membantu meningkatkan pengamanan melalui proses autentifikasi.

Proses autentifikasi ini merupakan proses dimana user harus memberikan password yang sudah tersimpan sebelumnya di dalam sebuah komputer atau jaringan, agar bisa menggunakan aksesnya. Apabila proses autentifikasi gagal, maka jaringan tersebut akan menutup dan tidak bisa digunakan.

Karena itu dari segi keamanan, penggunaan firewall sangat efektif sebagai benteng pertahanan suatu jaringan dan juga komputer dari penggunaan yang tidak bertanggung jawab. Ini akan menguntungkan user, terutama pada jaringan komputer LAN. Jaringan LAN yang banyak sering digunakan menjadi salah satu sasaran empuk bagi seseorang untuk menyusup dan merusak prinsip kerja local network ini pada jaringan.

Melakukan recording dan pencatatan dari setiap arus transaksi yang dilakukan pada satu sesi

Firewall juga memiliki fungsi teknis lainnya, yaitu sebagai recorder. Fungsi sebagai recorder ini maksudnya adalah firewall akan melakukan proses recording dari setiap transaksi yang sudah dilakukan di dalam jaringan tersebut. Itu artinya, firewall akan merekam dan juga mencatat setiap aktivitas internet yang dilakukan oleh user di dalam sebuah jaringan. Dan kemudian membantu mendeskripsikan konten apasaja yang biasanya diakses oleh user tersebut di dalam sebuah jaringan.

Manfaat dari Firewall dalam Jaringan Komputer

Secara praktisnya atau prakteknya, sebuah firewall akan memberikan banyak fungsi dan juga manfaat bagi usernya. Salahsatunya dalam hal keamanan jaringan komputer untuk menjaga kerahasiaan data dan informasi dari komputer.

1.      Mencegah terjadinya pembajakann konten pada jaringan (Hacking)

Hacking dan pembajakan konten saat ini merupakan salah satu hal yang sudah sangat serius dan biasa terjadi dalam dunia transaksi internet. Setiap ide dan program yang terdapat di suatu komputer dapat dengan mudah dibajak juga dihack, hanya dengan cara menembus sistem keamanannya.Apabila anda sebagai user tidak ingin konten yang anda miliki dibajak dengan mudah, maka firewall merupakan salah satu solusi terbaik yang bisa anda lakukan.

Ketika anda sedang mengkoneksikan komputer dan juga jaringan anda dengan internet, maka semua orang bisa mengakses data-data anda. Akan tetapi, hal ini tentunya tidak akan terjadi apabila anda memanfaatkan fungsi dari program firewall yang ada pada komputer anda.Meski manfaat jaringan komputer sangatlah berguna namun user perlu mewaspai akan kemungkinan terjadinya hacking. Keamanan dalam sebuah jaringan sangat menjadi fokus utama sebelum membangun sistem. Hal ini juga yang mendasari perangkat lunak lainnya yang saling berkaitan untuk memproteksi suatu jaringan komputer agar aman.

2.      Mencegah masuknya virus malware dari internet

Virus dan juga malware merupakan salah satu hal yagn paling dibenci ketika berinternet ria. Virus dan juga malware yang masuk ke dalam komputer kita dapat masuk apabila secara tidak sengaja kita melakukan akses terhadap situs yang menyebarkan virus tersebut. Tanpa proteksi yang memadai, maka komputer kita akan dengan mudah terserrang virus dan juga malware tesebut.

Akan tetapi, ternyata hal ini bisa kita atasi dengan mudah dan juga simple. Kita hanya perlu mengaktifkan firewall pada komputer dan jaringan yang kita miliki, sehingga paling tidak virus dan juga malware akan terdeteksi oleh firewall di komputer kita. Dan pada akhirnya kita pun bisa terhindar dari virus dan juga malware yang dapat mengganggu kinerja komputer kita.

Malware dan virus ini bisa dikarenakan masalah yang sering terjadi pada jaringan LAN. Oleh sebab itu, user juga perlu menggunakan perangkat lain agar proteksi terhadap virus tidak mudah jebol. Contohnya proxy,fungsi froxy  yang menjadi salah satu perangkat untuk melindungi jaringan komputer dari malware dan virus yang satu ini dapat diandalkan.

3.      Melakukan pemblokiran terhadap konten berbahaya

Konten-konten yang berbahaya juga mengandung unsur negative juga bisa dengan mudah diakses oleh siapapun. Namun, dengan menggunakan firewall, maka setiap konten yang dianggap berbahaya, bisa kita blok dengan mudah, dengan cara melakukan konfigurasi secara manual. Hal ini tentu saja akan sangat meningkatkan keamanan berinternet di komputer anda dan di dalam jaringan komputer anda.

Meski internet memiliki dampak yang positif bagi kemajuan banyak hal dalam kehidupan, namun perlu di wapadai juga terhadap dampak negatifnya.dampak positif dan dampak negatif internet ini terbilang cukup seimbang, tergantung dari user menggunakan internet secara bijak, tepat sasaran dan tepat guna.

4.      Meningkatkan efisiensi karyawan dan juga staff dalam bekerja

Ternyata firewall juga bisa meningkatkan efisiensi dan efektivitas karyawan juga staff dalam bekerja. Bagaimana bisa? Ternyata banyak riset yang menunjukkan bahwa banyak karyawan dan staff yang mengabaikan pekerjaannya di kantor akibat sering melakukan browsing di internet. Hal ini juga nantinya akan merugikan perusahaan dan menyebabkan banyak pekerjaan tebengkalai.

Akan tetapi dengan adanya firewall, maka teknisi IT dapat melakukan pemblokiran dan juga penghalangan konten-konten yang dapat menurunkan efektivitas kinerja karyawan. Jadi dengan adanya firewall, secara langsung maupun tidak langsung hal ini akan menyebabkan efektivitas dan kinerja karyawan menjadi lebih meningkat lagi.

Bahaya kecanduan internet untuk hal ini menjadi dampak yang buruk, untuk itu perusahaan harus pintar-pintar mendisiplinkan karyawan untuk tetap mempertahankan reputasi karyawan yang bekerja dengan baik.

5.      Mencegah terjadinya penyalahgunaan terhadap internet

Penyalahgunaan internet juga merupakan salah satu isu atau masalah yang banyak terjadi, terutama di kalangan pelajar. Banyak pelajar yang menggunakan internet untuk membuka dan mengakses konten negative, yang pastinya akan menyebabkan pola pikir dari para remaja menadi berubah drastis.

Karena itu, penggunaan firewall ini tentu saja sangat penting dan juga bermanfaat untuk membantu mencegah akses terhadap konten-konten negative yang sangat mengganggu. Namun disamping itu, peran internet terhadap prestasi belajar siswa memang menjadi hal yang patut dipertahankan. Mengingat internet merupakan wadah informasi secara global, pelajar memanfaatkan internet sebagai sumber mencara bahan pelajaran diluar sekolah.

6.      Membantu meningkatkan efektivitas dari kampanye internet sehat

Akses internet yang tidak sesuai, seperti yang sudah dicontohkan sebelumnya di atas, memicu banyak kalangan menggalakan kampanye berupa kampanye internet sehat. Kampanye ini bertujuan untuk mengedukasi setiap user yang melakukan akses ke dalam jaringan internet agar bisa melakukan akses dengan sehat, tanpa membuka konten-konten yang dilarang dan juga berbahaya.

Salah satu cara untuk mensukseskan kampanye ini, maka ada baiknya firewall juga ikut diikutsertakan dalam kampanye seperti ini. Karena dengan adanya firewall, pengontrolan dan juga pemilihan konten yang bisa diakses pun bisa dilakukan dengan mudah.

Bagaimana Mengaktifkan Firewall?

Setelah anda mengetahui mengenai fungsi teknis dan juga manfaat praktikal dari firewall ini sendiri, mungkin anda saat ini ingin mencoba untuk menggunakan dan juga mengaktifkan firewall pada komputer anda. Cara untuk mengaktifkan fitur firewall ini sangatlah mudah.

Bagi anda yang memiliki komputer dengan sistem operasi Windows, firewall suah merupakan program bawaan windows yang bisa anda aktifkan. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk mengaktifkan Windows Firewall pada komputer:
Pertama, buka control panel pada windows anda, caranya klik start – control panel.
Pada bagian control panel, cari pilihan menu Windows Firewall, lalu klik.
Setelah itu, anda akan dihadapkan pada jendela windows firewall.
Pilih tab Change Notification Settings
Pada jendela Change Notification Settings, anda akan melihat network atau jaringan yang sudah pernah terhubung dengan komputer.
Untuk mengaktifkan Windows Firewall, pilih option button Turn On Wndows Firewall, lalu centang pada pilihan Notify Me When Windows Firewall Block a New Program.
Windows firewall anda pun sudah aktif.
Setelah Windows Firewall anda aktif, anda bisa memilh program apa saja yang anda berikan akses untuk masuk ke dalam jaringan komputer, caranya, kembali ke menu Windows Firewall, lal klik Allowed Programs
Kemudian pilih program maana saja yang bisa melakukan akses dengan internet, dan tidak diblokir.

            Metode – Metode dalam Firewall
Secara teknis, sebuah program firewall dapat menggunakan metode – metode tertentu untuk mengatur lalu lintas paket data yang masuk dan juga keluar di dalam sebuah jaringan. Berikut ini adalah beberapa metode yang diaplikasikan di dalam program firewall:

Packet filtering merupakan metode dimana setiap paket data (atau pecahan-pecahan dari sebuah data yang besar) dianalisa. Pada tahap analisa, keseluruhan hasil analisa yang diperoleh dari paket data tersebut kemudian dicocokan dengan filter.Filter sendiri adalah seperangkat aturan yang berfungsi untuk menerima atau menolak instruksi yang sudah dikonfigurasi sebelumnya. Jadi dengan adanya packet filtering ini, setiap paket data akan dicocokan dengan konfigurasi menolak atau menerima. Sehingga dengan begitu, setiap paket data yang tidak sesuai dengan konfigurasi akan ditolak dan tidak akan masuk ke dalam komputer, kaena terblock oleh firewall.
Konfigurasi pada Firewall
Dalam bekerja, sebuah software firewall memiliki konfigurasi terlebih dahulu, atau dikenal dengan istilah pre- configured. Ada beberapa parameter yang dapat dilakukan untuk melakukan konfigurasi terhadap program firewall, antara lain :
Alamat IP ; Sebuah firewall bisa dikonfigurasi untuk selalu menolak paket data yang berasal dari Alamat IP tertentu, sehingga dengan nama domain apapun, selama memilki IP address yang sama, konten aan tetap terblokir dan tidak diijinkan untuk masuk.
DNS / Nama Domain ; Sama seperti IP address, pada konfigurasi ini, firewall dapat dikonfigurasi berdasarkan DNS dari mana pekt data tersebut berasal, sehingga lebih mudah untuk dikonfigurasi.


MACAM-MACAM JARINGAN KOMUIKASI DATA



1. Local Area Network (LAN)
LAN merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (resouce, misalnya printer) dan saling bertukar informasi.
2. Metropolitan Area Network (MAN)
MAN pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.
3. Wide Area Network (WAN)
WAN jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.
4. Internet
Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda . Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.
5. Peer-to-Peer
Peer artinya rekan sekerja. Peer-to-peer network adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer (biasanya tidak lebih dari 10 komputer dengan 1-2 printer). Dalam sistem jaringan ini yang diutamakan adalah penggunaan program, data dan printer secara bersama-sama. Pemakai komputer bernama Adi dapat memakai program yang dipasang di komputer Ida, dan mereka berdua dapat mencetak ke printer yang sama pada saat yang bersamaan.
Sistem jaringan ini juga dapat dipakai di rumah. Pemakai komputer yang memiliki komputer ‘kuno‘, misalnya AT, dan ingin membeli komputer baru, katakanlah Pentium IV atau DialCore, tidak perlu membuang komputer lamanya. Ia cukup memasang netword card di kedua komputernya kemudian dihubungkan dengan kabel yang khusus digunakan untuk sistem jaringan. Dibandingkan dengan ketiga cara diatas, sistem jaringan ini lebih sederhana sehingga lebih mudah dipejari dan dipakai.

Kesimpulan : Komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan data/informasi dari dua atau lebih device (alat,seperti komputer/laptop/printer/dan alat komunikasi lain)yang terhubung dalam sebuah jaringan. Baik lokal maupun yang luas, seperti internet. Pemindahan data dan informasi diantara dua atau lebih device tersebut dilakukan dalam bentuk digital yang dikirimkan melalui media komunikasi data yang berupa kabel koaksial, fiber optic, microwave,dsb.

PENGERTIAN WEB SERVER DAN CARA KERJANYA

Penjelasan Web Server
Yang dimaksud dengan Web Server adalah suatu perangkat lunak (software) yang fungsinya untuk menerima permintaan HTTP atau HTTPS yang berasal dari client (web browser) dan mengirimkan respon atas permintaan tersebut kepada client dalam bentuk halaman web. Atau secara singkat definisi Web Server yaitu server yang memberikan layanan kepada client yang dimana client tersebut meminta informasi yang ada hubungannya dengan halaman web.
Secara umum web server terdiri dari dua unsur yaitu komputer dan perangkat lunak server web yang digunakan, jadi komputer dapat digunakan sebagai server web. Web Server dapat berkomunikasi dengan client yaitu menggunakan protokol HTTP (Hypertext Transfer Protocol) dan HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure). Dengan protokol HTTP dan HTTPS maka komunikasi antar server dan client dapat saling terhubung serta dapat di mengerti dengan mudah.


Apa itu Web Server?
B. Fungsi Web Server
Seperti pada penjelasan di atas tadi bahwa fungsi web server yaitu untuk menyimpan dan mentransfer dokumen atau informasi yang di minta oleh client dengan protokol HTTP atau HTTPS. Tentunya pada sebuah web terdapat berbagai jenis dokumen mulai dalam bentuk teks, gambar, audio dan video. Maka web server juga dapat berfungsi untuk mengirimkan pemberkasan dalam halaman tersebut yang didalamnya bisa termasuk gambar, teks, audio maupun jenis file lainnya.
Saat akan mengakses halaman web yang ada pada server, biasanya kita akan mengetikan halaman web tersebut di addres bar sebuah web browser (chrome, mozilla, opera, safari, dll.) lalu setelah alamatnya di ketikan dengan benar maka kita akan menekan tombol enter atau tombol panah pada address bar di web browser supaya halaman web yang kita inginkan dapat di akses. Maka disinilah Web Server akan bekerja, web server akan mencarikan data atau berkas yang di minta oleh client. Setelah berkas yang di minta client ditemukan maka akan dikirim dan ditampilkan pada web browser, tapi jika data yang di minta tidak di temukan maka web server akan mengirimkan pesan tertentu.
C. Cara Kerja Web Server
Sebenarnya cukup sederhana cara kerja dari web server yaitu menerima permintaan dari client, setelah file atau berkas ditemukan lalu web server mengirimkannya kembali ke client. Seperti yang sebelumnya sudah di jelaskan bahwa yang dimaksud client disini yaitu web browser yang dapat menampilkan halaman web.
Web server memiliki perangat lunak/software yang terdapat pada komputer yang di jadikan server, dan pada komputer server tersebut data halaman web dan file lainnya disimpan. Sama dengan komputer client, komputer server juga harus terhubung ke jaringan komputer misalnya seperti jaringan lokal atau internet, supaya server web dapat di akses oleh internet.
Jika sedikit di uraikan cara kerja web server seperti: client meminta data web kepada web server, maka perintah atau permintan tersebut akan di kemas kedalam bentuk TCP lalu dikirimkan ke alamat protokol HTTP atau HTTPS (HTTP dan HTTPS merupakan protokol yang digunakan untuk WWW). Data web yang diminta client akan dicari oleh web server di dalam komputer server. Jika data tersebut ditemukan maka akan dikemas oleh web server dalam bentuk TCP, lalu dikirimkan ke client untuk di tampilkan. Jika data yang di minta client tidak berhasil di temukan maka web server akan menampilkan pesan kepada client seperti error, page not found atau halaman tidak di temukan, dll.
D. Contoh Web Server
Adapun beberapa contoh perangkat lunak Web Server yang ada saat ini, diantaranya seperti:
a. Apache HTTP Server
Apache yaitu suatu server web yang bisa berjalan pada berbagai macam operating system (Windows, Unix, Linux, dll.) yang fungsinya tentu untuk melayani situs web. Protokol yang digunakan oleh apache yaitu HTTP. Apache didukung oleh sejumlah antarmuka GUI (Graphical User Interface) yang memungkinkan pengelolaan dan penanganan server menjadi cukup mudah jika terjadi kesalahan. Karena bersifat gratis dan mudah digunakan maka apache saat ini menjadi salah satu web server yang banyak di gunakan oleh para web master.
b. XAMPP
XAMPP merupakan software yang gratis dan mendukung banyak sekali operating sistem. Fungsinya yaitu sebagai server yang dapat berdiri sendiri atau dengan kata lain localhost. XAMPP terdiri dari HTTP Server, MYSQL Database, dan mendukung bahasa pemerograman PHP dan juga Perl. XAMPP merupakan kependekan dari X (dan empat sistem operasi) Apache, Mysql, PHP dan Perl. XAMPP merupakan perangkat lunak web server yang cukup mudah digunakan untuk web dinamis.
c. Nginx
Nginx yaitu web server yang bersifat open source, sama seperti Apache. Web server nginx (dibacanya Engie x) ini cukup mudah di konfigurasikan sehingga cukup mudah untuk digunakan, installasi nginx juga tergolong mudah, dan mendukung banyak operating system. Selain itu nginx juga terkenal dengan kestabilannya, serta konsumsi sumber daya yang tidak terlalu boros. Saat ini banyak sekali yang menggunakan nginx sebagai web server, khususnya web-web yang memiliki trafik tinggi.
d. Microsoft Internet Information Services / Microsoft IIS

Yaitu sebuah http web server yang digunakan pada operating system sever windows, dimulai dari NT 4.0 server, Windows 2000 server, dan Windows 2003 server. Microsoft Internet Information Service merupakan salah satu web server yang sifatnya berbayar dan banyak digunakan saat ini. Microsoft Internet Information Services hanya mendukung operating system microsoft saja.
1.REPEATER 
      Repeater adalah suatu alat yang berfungsi memperluas jangkauan sinyal WIFI yang belum tercover oleh sinyal dari server agar bisa menangkap sinyal WIFI. Perangkat Repeater harus 2 alat, yakni untuk menerima sinyal dari server (CLIENT) dan untuk menyebarkan lagi sinyal Wifi (accespoint).
Tujuan  Repeater: Memperluas jangkauan operasi dari stasiun bergerak, atau stasiun di daerah rendah atau di daerah terpencil di mana komunikasi simplex biasanya tidak mungkin. Juga dapat digunakan sebagai channel kontak panggilan sebelum beralih ke frekuensi simpleks.
Fungsi  Repeater:Untuk mengover daerah-daerah yang lemah sinyal dari Server (pemancar)
Untuk memperjauh sinyal dari Server (pemancar)
Untuk mempermudah akses sinyal Wifi dari Server


2.SWITH/HUB
         Switch adalah Sebuah alat yang menyaring/filter dan melewatkan(mengijinkan lewat) paket yang ada di sebuah LAN. switcher bekerja pada layer data link (layer 2) dan terkadang di Network Layer (layer 3) berdasarkan referensi OSI Layer Model. sehingga dapat bekerja untuk paket protokol apapun. LAN yang menggunakan Switch untuk berkomunikasi di jaringan maka disebut dengan Switched LAN atau dalam fisik ethernet jaringan disebut dengan Switched Ethernet LAN.
Hub adalahAlat penghubung atar komputer, semua jenis komunikasi hanya dilewatkan oleh hub. hub digunakan untuk sebuah bentuk jaringan yang sederhana (misal hanya untuk menyambungkan beberapa komputer di satu group IP lokal) ketika ada satu paket yang masuk ke satu port di hub, maka akan tersalin ke port lainnya di hub yg sama dan semua komputer yg tersambung di hub yang sama dapat membaca paket tersebut. Saat ini hub sudah banyak ditinggalkan dan diganti dengan switch. Alasan penggantian ini biasanya adalah karena hub mempunyai kecepatan transfer data yang lebih lambat daripada switch. Hub dan switch mempunyai kecepatan transfer data sampai dengan 100 Mbps bahkan switch sudah dikembangkan sampai kecepatan 1 Gbps.

3.ROUTER
         Router adalah alat yang bertugas untuk mengantarkan paket data dalam jaringan. router dapat digunakan jika tersambung paling tidak dengan dua jaringan yang berbeda sehingga pengaturan tersebut membutuhkan sebuah router.Router berada di sisi gateway sebuah tempat dimana dua jaringan LAN atau lebih untuk disambungkan. Router menggunakan HEADERS dan daftar tabel pengantar (Forwarding Table) untuk menentukan posisi yang terbaik untuk mengantarkan sebuah paket jaringan dan juga menggunakan protokol seperti ICMP,HTTP untuk berkomunikasi dengan LAN lainnya dengan konfigurasi terbaik untuk jalur antar dua host manapun.

4.BRIDGE
         Bridge adalah bekarja pada data link layer pada OSI. bridge adal alat yang digunakan pada suatu jaringan yang berfungsi untuk memisahkan sebuah jaringan yang luas menjadi segment yang lebih kecil. bridge membaca alamat MAC (media access control0 dari setiap paket data yang diterima yang kemudian akan mempelajari dridging table untuk memutuskan apa yang akan dikerjakan bridge selanjutnya pada paket data tersebut, apakah diteruskan atau di abaikan. jika switch menpunyai domein collision sendiri-sendiri disetiap portnya, begitu juga dengan bridge memiliki domain collision ttetepi ia juga dapat membaginya dari sebuah domain collision yang besar menjadi yang lebih kecil, dah bridge hanya akan melewatkan paket data antar segment – segment jika hanya segment itu sangat diperlukan
Terdapat tiga jenis bridge jaringan yang umum dijumpai:
Bridge Lokal : sebuah bridge yang dapat menghubungkan segmen-segmen jaringan lokal.
Bridge Remote : dapat digunakan untuk membuat sebuah sambungan (link) antara LAN untuk membuat sebuah Wide Area Network.
Bridge Nirkabel : sebuah bridge yang dapat menggabungkan jaringan LAN berkabel dan jaringan LAN nirkabel
.
5.KABEL UTP DAN KONEKTOR
         Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) adalah suatu kabel yang digunakan sebagai
media penghubung antar computer dan peralatan jaringan (hub atau switch). Kabel UTP
merupakan salah satu kabel yang paling popular saat yang di gunakan untuk membuat
jaringan computer. Dibandingkan dengan kabel lain kabel UTP merupakan kabel yang
sering di pakai untuk membuat jaringan computer.. Kabel ini berisi empat pasang (pair)
kabel yang tiap pair-nya dipilin (twisted) atau disusun spiral atau saling berlilitan . Keempat
pasang kabel (delapan kabel) yang menjadi isi kabel berupa kabel tembaga tunggal yang
berisolator . Kabel ini tidak dilengkapi dengan pelindung (unshilded) sehingga kurang tahan
terhadap interferensi elektromagnetik. Yang dimaksud dengan kabel UTP adalah hanya
kabelnya, sedangkan untuk menhubungkan dengan computer di butuhkan suatu connector.
Connectors (8P8C) yang biasa disebut RJ-45 (RJ=register jack) merupakan pasangan dari
kabel UTP

6.TOPOLOGI JARINGAN
           Topologi adalah cara pengaturan hubungan antarkomputer dalam jaringan computer.Macam-macam topologi jaringan komputer antara lain bus, token-ring, dan star.
A.Topologi Bus
Topologi jaringan bus banyak digunakan di awal perkembangan jaringan komputer karena relatif sederhana dibandingkan dengan topologi lainnya. Kabel yang digunakan adalah kabel koaksial dengan jarak jangkauan maksimum 185 meter.
Topologi bus menyediakan satu saluran untuk komunikasi semua perangkat, sehingga setiap perangkat harus bergantian menggunakan saluran tersebut. Dengan kata lain, hanya ada dua perangkat yang dapat berkomunikasi dalam suatu saat. Artinya, hanya satu komputer yang dapat mengirimkan data ke dalam jaringan hingga diterima oleh komputer yang dituju. Oleh karena itu, jumlah komputer sangat mempengaruhi kinerja jaringan. Semakin banyak jumlah komputer, semakin banyak pula komputer yang menunggu giliran untuk bisa mengirim data. Efeknya, unjuk kerja jaringan akan menjadi lambat.
Sinyal yang dikirimkan oleh sebuah komputer akan dikirim ke seluruh jaringan dari ujung satu sampai ujung lainnya. Sinyal ini akan terus menerus bergerak tanpa bisa dihentikan (di-interrupt). Artinya jika sinyal sudah sampai di ujung jaringan, maka dia akan berbalik arah, sehingga akan mencegah komputer lain untuk bisa mengirim data. Ingat, agar data bisa dikirim, maka jaringan bus harus bebas dari sinyal-sinyal. Untuk mengatasinya, diperlukan alat yang disebut terminator. Terminator diletakkan di ujung-ujung kabel yang menghubungkan komputer-komputer tersebut. Terminator akan menghentikan sinyal yang berbalik dan menyerap sinyal bebas sehingga membersihkan kabel tersebut dari sinyal-sinyal bebas agar komputer lain bisa mengirim data.
Kelebihan Topologi Bus
Biaya murah karena tidak membutuhkan peralatan hub/switch yang harganya mahal.
Hemat kabel.
Tata letak kabel sederhana.
Mudah dikembangkan ketika akan menambahkan komputer baru.
Kelemahan Topologi Bus
Rentan akan kesalahan (error). Jika salah satu simpul jaringan rusak, semua komputer dalam jaringan menjadi tidak bisa diakses.
Tingkat kehandalannya paling rendah, sehingga tidak sesuai untuk jaringan dengan jumlah komputer yang banyak.
Kepadatan lalu lintas data di dalam jaringan tinggi.
Sulit mendeteksi kesalahan karena harus mengecek semua node di jaringan.
Diperlukan repeater (penguat data) bila menggunakan kabel yang cukup panjang.
B.Topologi Token Ring
Metode token-ring (sering disebut ring saja) adalah cara menghubungkan komputer sehingga berbentuk ring (lingkaran). Setiap node mempunyai tingkatan yang sama. Jaringan juga disebut sebagai loop karena data dikirimkan ke setiap node dan setiap informasi yang diterima akan diperiksa alamatnya apakah data itu untuknya atau bukan.
Kelebihan Token Ring
Mudah dibuat.
Hemat kabel, bahkan lebih hemat bila dibandingkan topologi bus.
Kelemahan Token Ring
Peka akan adanya kesalahan, jika ada satu simpul dalam jaringan rusak, maka semua komputer dalam jaringan tidak bisa diakses (sama seperti topologi bus).
Pengembangan jaringan lebih kaku. Karena simpulnya berupa lingkaran tertutup, maka akan cukup merepotkan untuk menambah komputer baru.
Tidak sesuai untuk jaringan dengan jumlah komputer yang banyak.
C.Topologi Bintang (Star)
Dalam topologi ini ada kontrol terpusat yang disebut hub atau switch. Hub dan switch akan meneruskan data yang dikirim suatu komputer sehingga sampai di komputer yang dituju. Oleh karena itu, hub dan switch dalam jaringan komputer sering disebut konsentrator.
Kelebihan Topologi Bintang (Star)
Paling fleksibel dan tidak mudah mengalami error.
Pengubahan jaringan sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain.
Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/ kerusakan. Jika error terjadi pada satu simpul, jaringan masih tetap hidup karena koneksi tidak terputus.
Kemudahan pengelolaan jaringan sehingga cocok untuk digunakan pada jaringan dengan jumlah komputer yang banyak.
Kelemahan Topologi Bintang (Star)
Boros kabel.
Perlu penanganan khusus dan biaya yang mahal untuk menyediakan hub atau switch sebagai pusat jaringan yang mengatur lalu lintas data.

D.  Topologi Tree
Topologi Pohon adalah kombinasi karakteristik antara topologi star dan topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi star yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai jalur tulang punggung atau backbone.
Kelebihan
·  Dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan.
Kelemahan
·       Apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif.
·      Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.
E.  Topologi Linier
Topologi runtut (linear topology) biasa disebut dengan topologi bus beruntut, tata letak ini termasuk tata letak umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap titik sambungan (komputer) yang dihubungkan dengan penyambung yang disebut dengan Penyambung-T dan pada ujungnya harus diakhiri dengan sebuah penamat (terminator). Penyambung yang digunakan berjenis BNC (British Naval Connector: Penyambung Bahari Britania), sebenarnya BNC adalah nama penyambung bukan nama kabelnya, kabel yang digunakan adalah RG 58 (Kabel Sepaksi Thinnet). Pemasangan dari topologi bus beruntut ini sangat sederhana dan murah tetapi sebanyaknya hanya dapat terdiri dari 5-7 komputer.
Kelebihan
·          hemat kabel,
·         tata letak kabel sederhana,
·         mudah dikembangkan,
.         tidak butuh kendali pusat, dan
penambahan maupun pengurangan penamat dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi yang   berjalan.
Kelemahan
·         deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil,
·         kepadatan lalu lintas tinggi,
·         keamanan data kurang terjamin,
·         kecepatan akan menurun bila jumlah pemakai bertambah, dan
·         diperlukan pengulang (repeater) untuk jarak jauh.
F.  Topologi Mesh
Topologi Mesh adalah suatu topologi yang memang didisain untuk memiliki tingkat restorasi dengan berbagai alternatif rute atau penjaluran yang biasanya disiapkan dengan dukungan perangkat lunak atau software.
Kelebihan
·     Hubungan dedicated links menjamin data langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa harus melalui komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang dituju saja (tidak digunakan secara beramai-ramai/sharing).
·        Memiliki sifat Robust, yaitu Apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan memengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
·       Privacy dan security pada topologi mesh lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antara dua komputer tidak akan dapat diakses oleh komputer lainnya.
·       Memudahkan proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer.
Kelemahan
·       Membutuhkan banyak kabel dan Port I/O. semakin banyak komputer di dalam topologi mesh maka diperlukan semakin banyak kabel links dan port I/O (lihat rumus penghitungan kebutuhan kabel dan Port).
·       Hal tersebut sekaligus juga mengindikasikan bahwa topologi jenis ini * Karena setiap komputer harus terkoneksi secara langsung dengan komputer lainnya maka instalasi dan konfigurasi menjadi lebih sulit.
·        Banyaknya kabel yang digunakan juga mengisyaratkan perlunya space yang memungkinkan di dalam ruangan tempat komputer-komputer tersebut berada.
G.  Topologi Hybrid
Kombinasi dari dua atau lebih topologi yang berbeda untuk membuat topologi hybrid. Ketika topologi dasar yang berbeda yang terhubung ke satu sama lain, mereka tidak menampilkan karakteristik dari setiap topologi satu tertentu. Ini adalah ketika itu menjadi topologi hibrida.
Kelebihan
·         Fleksibilitas
·         Menambah koneksi perangkat lainnya adalah mudah, karena node baru dan / atau periferal dapat dihubungkan ke topologi dan kata topologi dapat dihubungkan dengan topologi hybrid dengan mudah.
kelemahan
·         Pengelolaan sulit
·         Biaya mahal dibanding topologi lainnya
·         Instalasi dan konfigurasi topologi sulit
H.  Topologi Broadcast
Secara sederhana dapat digambarkan yaitu suatu host yang mengirimkan data kepada seluruh host lain pada media jaringan.
I.  Topologi Hierarki
Berbentuk seperti pohon bercabang yang terditi dari komputer induk (host) yang diswitchungkan dengan simpul atau node lain secara berjenjang, jenjang yang lebih tinggi berfungsi sebagai pengetur kerja jenjang dibawahnya, biasanya topologi ini digunakan oleh perusahaan besar atau lembaga besar yang mempunyai beberapa cabang daerah, sehingga data dari pusat bisa didistribusikan ke cabang atau sebaliknya.
Kelebihan
·         Data terpusat secara hirarki sehingga manajeman data lebih baik dan mudah
·         terkontrol; Mudah dikembangkan menjadi jaringan yang lebih luas;
Kelemahan
·         Komputer di bawahnya tidak dapat dioprasikan apabila kabel pada komputer tingkat atasnya terputus;
·         Dapat terjadi tabrakan file (collision)
J.Topologi Peer to Peer
Peer-to-peer network adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer (biasanya tidak lebih dari 10 komputer dengan 1-2 printer).
Kelebihan
·       Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakai fasilitas yang dimilikinya seperti: harddisk, drive, fax/modem, printer
·       Biaya operasional relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe jaringan client-server, salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan.
·       Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server. Sehingga bila salah satu komputer/peer mati atau rusak, jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan.
Kelemahan
·        Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit, karena pada jaringan tipe peer to peer setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada. Di jaringan client-server, komunikasi adalah antara server dengan workstation.
·       Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan client- server, karena setiap komputer/peer isamping harus mengelola emakaian fasilitas jaringan juga harus mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri.
·        Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur masing- masing fasilitas yang dimiliki
·      Karena data jaringan tersebar di masing-masing komputer dalam jaringan, maka backup harus dilakukan oleh masing- masing komputer tersebut.

7.NIC ( NETWORK INTERFACE CARD )
      NIC adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Jenis NIC yang beredar, terbagi menjadi dua jenis, yakni NIC yang bersifat fisik, dan NIC yang bersifat logis. Contoh NIC yang bersifat fisik adalah NIC Ethernet, Token Ring, dan lainnya; sementara NIC yang bersifat logis adalah loopback adapter dan Dial-up Adapter. Disebut juga sebagai Network Adapter. Setiap jenis NIC diberi nomor alamat yang disebut sebagai MAC address.
Kartu NIC Fisik terbagi menjadi dua jenis, yakni:
Kartu NIC dengan media jaringan yang spesifik (Media-specific NIC): yang membedakan kartu NIC menjadi beberapa jenis berdasarkan media jaringan yang digunakan. Contohnya adalah NIC Ethernet, yang dapat berupa Twisted-Pair (UTP atau STP), Thinnet, atau Thicknet, atau bahkan tanpa kabel (Wireless Ethernet).
Kartu NIC dengan arsitektur jaringan yang spesifik (architecture-specific NIC): yang membedakan kartu NIC menjadi beberapa jenis, sesuai dengan arsitektur jaringan yang digunakan. Contohnya adalah Ethernet, Token Ring, serta FDDI (Fiber Distributed Data Interface), yang kesemuanya itu menggunakan NIC yang berbeda-beda. Kartu NIC Ethernet dapat berupa Ethernet 10 Megabit/detik, 100 Megabit/detik, 1 Gigabit/detik atau 10 Gigabit/detik.

Fungsi NIC:untuk mengubah aliran data paralel dalam bus komputer menjadi bentuk data serial sehingga dapat ditransmisikan di atas media jaringan. Media yang umum digunakan, antara lain adalah kabel UTP Category 5 atau Enhanced Category 5 (Cat5e), kabel fiber-optic, atau radio (jika memang tanpa kabel).

APA ITU KOMUIKASI DATA

Komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan data/informasi dari dua atau lebih device (alat seperti komputer, laptop, printer ...